Templates by BIGtheme NET
Home » Berita » Perluasan Masjidil Haram Berasal Dari Kantong Pribadi Raja Abdullah

Perluasan Masjidil Haram Berasal Dari Kantong Pribadi Raja Abdullah

JAKARTA — Ummat Islam dunia baru saja kehilangan salah satu tokoh yang telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan umat islam dunia, Raja Arab Saudi yaitu Raja Abdullah bin Abdulazis wafat di usia 9 tahun beliau meninggal dan telah mewariskan peninggalan untuk ummat islam yang sungguh berarti

Imam Besar Masjid Istiqlal Ali Musthafa Yakub menyatakan terdapat peninggalam Raja Abdullah “Dia punya dua peninggalan besar yang berguna bagi umat Islam internasional,” kata dia, Ahad (25/1).

Peninggalan tersebut yakni proyek perluasan Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Diceritakannya, biaya perluasan dan perbaikan senilai 24 miliar dolar tersebut yang rupanya diambil dari kantong pribadi raja Abdullah sendiri, bukan dari kas Negara.

Hal tersebut ia ketahui berdasarkan cerita dari duta besar Arab Saudi. kita berdoa ini merupakan amal saleh dan amal jariyah yang ditinggalkan dari dia. Karenanya, ia meminta agar segenap umat Islam mendoakan almarhum agar amal shalehnya diterima di sisi-Nya.

Peninggalan selanjutnya yakni inisiatifnya yang menurutnya sangat bagus dalam menyikapi tudingan soal terorisme bagi dunia Islam. “Raja Abdullah tidak membenturkan antar peradaban, tapi wajib dialog antar peradaban,” tuturnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal Ali Musthafa Yakub menyatakanrasa berbela sungkawa sedalam-dalamya atas kepergian Raja Saudi Arabia Abdullah bin Abdulaziz (90 tahun). Atas meninggalnya sang raja, ia berharap agar penguasa baru Arab Saudi yakni Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud meneruskan dan memelihara apa yang tengah dirintis pendahulunya.(rol/sp)