Templates by BIGtheme NET
Home » Berita » Ratusan Pegawai Gelar Konfrensi Pers di depan RS As-Syifa Gaza

Ratusan Pegawai Gelar Konfrensi Pers di depan RS As-Syifa Gaza

GAZA – Ratusan pegawai di rumah sakit pemerintah Palestina khususnya rumah sakit As-Syifa Gaza City mengadakan demo dan konfrensi pers, Rabu (10/02). Dalam konfrensi pers  di depan RS As-Syifa yang berlangsung jam 1 siang itu, hadir 3 orang warga Asing perwakilan dari UNWRA badan internasional penanggulangan pengungsi Palestina, juga turut di Undang ketua DAQU Gaza Abdillah Onim sebagai perwakilan Pemerintah RI dan perwakilan NGO Indonesia, sebut pihak Menkes Gaza Palestina.

Perwakilan UNRWA, dalam sambutannya mengatakan akan bernegosiasi dengan pemerintah Mesir agar membuka pintu Rafah. Serta akan menagih negara-negara donor yang telah berjanji untuk membantu rekonstruksi Gaza.

Juru Bicara Menkes Gaza, dr.Asraf Al-Qodra, dalam sambutan juga menghimbau kepada negara-negara donor agar peduli akan nasib para pasien. Dia juga mendesak pemerintah kabinet bersatu agar serius bekerja dalam menangani krisis yang sedang di alami oleh warga Gaza, khususnya dibidang kesehatan. Dikatakannya, sudah 8 bulan ini para pegawai belum diberi honor oleh pemerintah Palestina.

Al-Qodra menambahkan, jika kondisi demikian keluarga tim medis tidak dapat menghidupi keluarga mereka, ditambah lagi para pegawai non medis pun mengalami nasib yang sama, dan kini pihak Menkes Gaza sedang mengalami krisis yang berimbas pada krisis makanan bagi para pasien dan kondisi ini masih berlangsung hingga kini.

“Bantuan dari LSM Indonesia yang telah diberikan kepada para pasien, alhamdulillah dapat mengurangi derita pasien,” ujar Onim yang mendapat undangan dari Menkes Gaza untuk mendokumentasikan distribusi bahan makanan kepada pasien.

Pihak menkes berharap agar dapat kembali memberikan bantuan kepada para pasien, kata dr.Medhat Abbas selaku direktur hubungan Internasional di Menkes Gaza, melalui NGO Indonesia diantaranya Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, Rodja Tv, Majalah Republika., Hilal Ahmar Society dan Aksi Cepat Tanggap.

Menkes Gaza juga berharap agar bantuan dapat terus berlanjut. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada rakyat, NGO dan pemerintah Indonesia.