Templates by BIGtheme NET
Home » Khazanah » Ta’aruf Solusi Bagimu yang Galau Karena Cinta

Ta’aruf Solusi Bagimu yang Galau Karena Cinta

“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik.” (QS. An-Nur : 26)

Jalan untuk menemukan cinta sejati memang terkadang tidak mudah. Setelah jatuh cinta berkali-kali, belum tentu kamu berhasil menemukan cinta sejati yang sudah kamu harapkan itu. Ada yang masih giat mencoba kembali berpacaran, tapi ada juga yang memilih berjuang lewat jalan lain tanpa pacaran sebelumnya. Ta’aruf namanya.

Bagi kamu yang belum tahu, ta’aruf adalah proses perkenalan yang ada di dalam agama Islam yang diperuntukkan bagi manusia dewasa yang sudah siap melanjutkan hubungan yang lebih serius. Apakah kamu termasuk salah satu yang sudah lelah berusaha menemukan cinta sejati lewat proses pacaran? Nah berikut ada beberapa alasan yang perlu memulai mencari cinta sejatimu melalui ta’aruf.

1. Melalui Ta’aruf, Perjalanan Cintamu Jadi Lebih Terarah

Ta’aruf itu perkenalan yang bisa melibatkan orangtua, guru mengaji, orang orang terdekat atau lembaga. Jadi ketika kamu mulai bersedia untuk melakukan ta’aruf, calon pasangan jelas sudah tahu maksudmu adalah ingin menikah, baik cepat atau lambat.

Karena keseriusan kalian akan ditanyakan oleh pihak-pihak yang terlibat sebelumnya, jadi kamu tak perlu khawatir dengan pertanyaan “Mau dibawa kemana hubungan kita?”. Karena hubungan kalian kedepannya harus dipastikan secepatnya.

2. Kamu Juga Terhindar Dari Segala Bentuk PHP (Pemberi Harapan Palsu)

Dalam proses ta’aruf, kamu diberikan waktu untuk memutuskan apakah mau melanjutkan prosesnya atau tidak. Prosesnya dari kenalan sampai berkunjung kekeluarga. Jadi kamu harus memastikan hatimu setegas mungkin. Jika tidak, kamu bisa menghentikannya, jika iya kamu bisa tetap lanjut hingga pernikahan. Tidak ada lagi bentuk harapan-harapan semu yang membuatmu galau setiap hari.

3. Kalau Ta’arufmu Gagal, Hatimu Tak Hancur Berkeping Keping.

Karena proses ta’aruf yang tidak sampai bertahun tahun. Ketika gagal, kamu akan terhindar dari patah hati yang berkeping keping. Dengan proses ini setidaknya kamu tidak berlarut-larut dalam patah hati yang merana atau jalinan cinta yang lama tidak bermuara. Kalau gantung-gantungan langsung cut, cari yang lain. Lagipula, hatimu itu bukan jemuran ‘kan?

4. Proses Saling Mengenal Menjadi Lebih Jujur Dan Apa Adanya.

Tidak jarang kebanyakan orang ketika proses PDKT (Pendekatan) merasa perlu menunjukan kesan-kesan yang baik (Pencitraan). Alasannya sih sederhana: kamu ingin mendapatkan hatinya dengan menunjukkan sisi baikmu.

Sedang jika saling mengenal lewat proses ta’aruf, kamu tidak bisa menyembunyikan keburukanmu. Karena proses ini melibatkan orang terdekat kita atau si dia.

5. Dimana Lagi Kita Bisa Menulis Kriteria Jodoh Sesuai Dengan Yang Kita Impikan? Hanya Lewat Ta’aruf!

Ada berbagai proses ta’aruf, salah satunya dengan proposal. Di sana kamu juga bisa menulis kriteria pasangan idaman yang kamu inginkan. Jadi, kamu juga bisa milih jodoh seperti apa. Cewek dan cowok boleh memilih. Kalau gak cocok, ya sudah. Kalau cocok, lanjut. Nyari yang bukan perokok? Nyari yang bisa baca Al-Quran dengan lancar? Atau nyari yang romatis? Semua bisa kamu tuliskan dengan gamblang.

6. Ta’aruf Itu Cenderung Dirahasiakan Prosesnya. Jadi Kalau Hubungan Kalian Gagal, Kamu Tidak mendapat Cap Playboy Atau Playgirl.

Proses ta’aruf lebih melibatkan komunikasi pihak-pihak yang berkaitan saja, seperti antar keluarga. Apa kabar dong kalau kamu udah gagal ta’aruf beberapa kali? Tenang saja, dunia gak bakal tahu sejarah ta’arufmu dengan siapa saja. Kamu gagal mendapatkan cinta sejatimu karena sebagian besar calon pasanganmu dengan karaktermu yang tidak romantis? Atau kamu gagal karena si dia nanti tidak mau tinggal diluar negeri?. Kamu tidak akan dicap playboy atau playgirl. Sebab orang-orang terdekat pasti menjaga rahasiamu.

6. Kamu Jadi Lebih Gampang Move On Dari Kegagalan Cinta.

Paling lama proses ta’aruf adalah 4-6 bulan, selebihnya BUKAN taaruf lagi. Dengan kegagalan dari proses yang singkat ini, tentu saja kamu jadi lebih gampang move on. Belum banyak hal yang membekas dihatimu, belum banyak hal yang dikorbankan untuk mendapatkan cinta sejatimu. Saat gagal, kamu jadi lebih gampang move on, dan mencari lagi cinta sejatimu.

7. Dengan Ta’aruf Kamu Bisa Mengenal Calon dan Mengumpulkan Informasi Sebanyak-Banyaknya Dalam Waktu yang Sesingkat-Singkatnya.

Kamu bisa mencoba mencari cinta sejatimu melalui ta’aruf. Informasi tentang calon kita bisa dari orang orang terdekat, jadi lebih terpercaya, akurat. Karena dalam proses taaruf terkadang yang ribet bukan yang sedang ta’aruf, tapi pihak comblangnya. Mereka akan sibuk membantu kita untuk memperoleh informasi sebanyak banyaknya untuk meyakinkanmu. Selain itu, kamu tidak buang-buang waktu untuk penjajakan terlalu lama.

8. Ta’aruf Membuatmu Lebih Percaya, Tuhan Pasti Sudah Menyiapkan Jodoh Terbaik Buat Kita.

Setelah lama sendiri, memutuskan tidak pacaran, dan kesepian sendirian diantara teman-temanmu yang punya pasangan, dalam proses taaruf tidak jarang kamu akan mendapatkan kejutan-kejutan kecil yang membuatmu keheranan, betapa kerennya Tuhan mempertemukan pasangan untuk kita. Eh kok bisa ketemu si A? Wah, laki laki soleh yang selama ini kamu idam-idamkan ternyata mau diperkenalkan sama kita.

9. Pasca Menikah, Perjalanan Cintamu yang Sebenarnya Dimulai. Minim Drama, Dengan Visi yang Sama

Tentu saja, kamu baru bisa memulai pacaran setelah menikah. Kamu bisa lebih bebas mau ngapain saja dengan pasanganmu. Tak jarang, dasar pernikahan yang dimulai dengan ta’aruf bukan hanya cinta, tapi komitmen. Karena mereka berani untuk mencintai orang yang belum lama kita kenal. Komitmen untuk saling mencintai pasangan selamanya, dan rasa tanggungjawab atas pilihan yang telah diambilnya. Ta’aruf menghindarkanmu dari drama, memberimu pilihan untuk menjalani hubungan dengan visi yang sama.

Ta’aruf adalah salah satu cara yang bisa kamu pilih untuk menemukan cinta sejatimu. Menikmati pacaran setelah menikah adalah salah satu perbedaan dari proses menemukan cinta sejati melalui pacaran. Jadi, kenapa harus galau kalau masih sendiri?

Kamu bisa coba cara ini jika memang sepakat pada konsepnya. Selamat menemukan cinta sejatimu, semoga beruntung! Semangat Para Pejuang!! Semoga Allah selalu menyertaimu…Aaamiin